KEAGUNGAN DAN KEMULIAAN MEMBACA SHOLAWAT KEPADA RASULULLAH SAW.

KEMULIAAN DAN KEAGUNGAN MEMBACA SHOLAWAT KEPADA RASULULLAH SAW.

PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillah kita bisa berkumpul di majelis yang insyaAllah diberkahi ini. Bapak ibu, jamaah yang dirahmati Allah.

Coba saya tanya dulu. Yang hp-nya tadi malam terakhir dibuka buat baca sholawat angkat tangan... Nah, yang angkat tangan buat buka Shopee, Tokopedia, ayo ngaku 😄

Padahal satu kali sholawat pahalanya bisa ngalahin 10x diskon 12.12. Rugi kan kalau kita lewatkan?

Hari ini kita akan bedah tuntas tentang keutamaan sholawat. Dalilnya jelas di Qur'an, dikuatkan hadits, dan diamini para ulama.

DALIL UTAMA 

Allah SWT langsung memerintahkan kita di dalam Al-Qur'an:

Surah Al-Ahzab ayat 56

 إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya."

Perhatikan. Ini satu-satunya ibadah yang Allah kerjakan dulu, malaikat ikut, baru Allah perintahkan kita. Sholat? Allah tidak sholat. Puasa? Allah tidak puasa. Tapi sholawat, Allah bersholawat. 

Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan: "Sholawat Allah artinya rahmat dan pujian. Sholawat malaikat artinya doa dan istighfar. Sholawat kita artinya doa dan pengagungan."

Jadi kalau kita baca sholawat, kita sedang ikut "tren" langit.

PEMBAHASAN 5 KEUTAMAAN SECARA MENDALAM 

1. Meraih Syafa'at Rasulullah SAW di Hari Kiamat - 7 Menit

Di padang mahsyar nanti panasnya 1 matahari. Kita butuh "orang dalam". Siapa? Rasulullah SAW.

Dalil Hadits:

 مَنْ صَلَّى عَلَيَّ حِينَ يُصْبِحُ عَشْرًا، وَحِينَ يُمْسِي عَشْرًا، أَدْرَكَتْهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ

 "Barangsiapa bersholawat kepadaku 10x di pagi hari dan 10x di sore hari, maka ia akan mendapatkan syafa'atku di hari kiamat" [HR. At-Thabrani, dihasankan Al-Albani]

Imam As-Suyuthi dalam Al-Qaulul Badi’ mengatakan: "Orang yang paling berhak mendapat syafa'atku adalah yang paling banyak bersholawat kepadaku."

Humor dikit: Jadi bapak-bapak, kalau mau "titip absen" sama Nabi di akhirat, rajin sholawat. Jangan cuma titip absen ke ketua RT 😁

2. Mendapatkan 10x Lipat Rahmat dari Allah SWT 

 مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ بِهَا عَشْرًا

"Barangsiapa bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat kepadanya 10 kali" [HR. Muslim no. 408]

Makna "Allah bersholawat" = Allah beri rahmat, ampunan, dan pujian di hadapan para malaikat.

Bayangkan. Kita kirim 1 sholawat, Allah balas 10 rahmat. Ini bisnis paling untung sedunia. Modalnya cuma lisan. 

Syaikh Ibnu Utsaimin berkata: "Tidak ada amalan yang balasannya secepat dan selipat ini kecuali sholawat."

3. Diangkat Derajat dan Dihapuskan Dosa-Dosa 

> مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرُ خَطِيئَاتٍ، وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرُ دَرَجَاتٍ

"Barangsiapa bersholawat kepadaku sekali, Allah akan bersholawat 10x, dihapus 10 kesalahan, dan diangkat 10 derajat" [HR. An-Nasa'i no. 1297, dishahihkan Al-Albani]

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan: "Sholawat adalah pembersih hati. Semakin banyak karat dosa, semakin sering digosok dengan sholawat."

Jadi kalau lagi banyak masalah, banyak hutang, banyak dosa... solusinya bukan ngeluh di status. Solusinya: perbanyak sholawat.

4. Doa-doa Lebih Cepat Diijabah dan Dikabulkan 

Ulama sepakat, salah satu adab doa mustajab adalah buka dengan hamdalah dan sholawat, tutup juga dengan sholawat.

Hadits:

 كُلُّ دُعَاءٍ مَحْجُوبٌ حَتَّى يُصَلَّى عَلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

 "Setiap doa itu tertahan, sampai dibacakan sholawat kepada Nabi SAW" [HR. At-Thabrani]

Imam Asy-Syafi’i berkata: "Aku suka jika seseorang memulai doanya dengan memuji Allah, lalu bersholawat kepada Nabi, baru meminta hajatnya."

Analoginya: mau ketemu bupati, kita harus sebut nama ajudannya dulu. Nah sholawat itu "ajudan" nya doa kita biar sampai ke Allah.

5. Cahaya Penerang di Alam Kubur dan di Akhirat 

 الصَّلَاةُ عَلَيَّ نُورٌ عَلَى الصِّرَاطِ

 "Sholawat kepadaku adalah cahaya di atas Shirath" [HR. Ad-Dailami]

Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad dalam An-Nashaih Ad-Diniyah mengatakan: "Perbanyak sholawat, karena ia akan menjadi cahaya di kubur yang gelap, dan menjadi kendaraan di hari kiamat."

Kubur itu gelap, sempit, sendiri. Yang nemenin cuma amal. Sholawat ini jadi lampu emergency dan AC-nya kubur.

QAUL ULAMA:

1. Imam Asy-Syafi’i: "Aku senang untuk bersholawat kepada Nabi di setiap keadaan, dan aku lebih senang lagi jika memperbanyaknya di hari Jumat."

2. Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam kitab Jalaul Afham: Beliau menyebutkan 40 manfaat sholawat. Diantaranya: mengusir setan, melapangkan rezeki, dan menjadi sebab dikabulkannya doa.

3. Syaikh Yusuf An-Nabhani: "Tidak ada amalan yang lebih cepat mengantarkan kepada Allah selain sholawat kepada Rasulullah."

PENUTUP & KESIMPULAN 

Jamaah rahimakumullah.

Kesimpulannya: Sholawat itu amalan ringan di lisan, tapi berat di timbangan. Isi paket lengkap: ada rahmat, ada pengampunan, ada syafa'at, ada cahaya.

Nabi sudah berjuang untuk kita. Masa kita pelit 1 detik untuk sebut namanya?

Mulai hari ini, targetkan: 100x pagi, 100x sore. Pakai tasbih digital boleh. Sambil nyetir, sambil masak, sambil nunggu orderan Gojek boleh.

Penutup saya: Orang yang paling pelit adalah orang yang disebut nama Nabi di depannya, tapi dia tidak bersholawat. Naudzubillah.

Mari kita tutup dengan bersholawat bersama 10x.

Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad...

REFERENSI KITAB:

1. Al-Qur'anul Karim, Surah Al-Ahzab: 56

2. Shahih Muslim, Kitab As-Shalah, Bab As-Shalatu 'alan Nabi

3. Sunan An-Nasa'i, Kitab As-Sahwi

4. Al-Qaulul Badi’ fi As-Shalati 'alal Habib Asy-Syafi' - Imam As-Suyuthi

5. Jalaul Afham fi Fadhlis Shalati was Salami 'ala Khairil Anam - Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah

6. Al-Adzkar - Imam An-Nawawi

7. Tafsir Al-Qurthubi - Imam Al-Qurthubi

8. An-Nashaih Ad-Diniyah wal Washaya Al-Imaniyah - Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama