A. Pengertian Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah
SWT.
Kitab Allah adalah kumpulan wahyu
Allah yang dibukukan dan berisi petunjuk serta kebenaran. Kitab Allah
diturunkan kepada para nabi dan rasul untuk disampaikan kepada umat manusia
sebagai pedoman hidup.
Suhuf adalah lembaran-lembaran
wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada para nabi dan rasul, tetapi belum
dibukukan. Suhuf berisi pengajaran dan aturan Allah yang ringkas, nasihat, dan
petunjuk agama.
Iman kepada kitab-kitab Allah Swt. artinya meyakini dan membenarkan terhadap kitab yang diturunkan oleh Allah Swt. kepada para nabi dan rasul-Nya. Iman kepada kitab Allah Swt. meliputi beriman kepada seluruh kitab Allah Swt. Yaitu Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, SAW, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa, a.s., Zabur yang diturunkan kepada Nabi Daud a.s., Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa, a.s. dan beriman kepada Suhuf-suhuf.
Adapun Nabi yang telah menerima wahyu berupa suhuf adalah
sebagai berikut.
1) Nabi Adam A.S. = 10 suhuf
2) Nabi Syits A.S. = 50 suhuf
3) Nabi Idris A.S. = 30 Suhuf
4) Nabi Ibrahim A.S. = 10 Suhuf
5) Nabi Musa A.S.= 10 Suhuf
Firman Allah, SWT dalam Suarah Annisa (4): 136
B. Pokok-pokok Isi Kitab Allah, SWT.
Isi kitab-kitab Allah Swt.
yang diturunkan kepada para nabi dan rasul mencakup beberapa hal, antara lain
sebagai berikut.
1. Akidah,
mengesakan Allah Swt.;
2. Syariat,
ketentuan dalam kehidupan berupa perintah dan larangan bagi umat manusia;
3. Akhlak,
cara bersikap dan bertindak kepada Allah Swt. serta kepada sesama;
4. Janji
pahala dan ancaman siksa kepada umat manusia;
5. Kisah
umat terdahulu dan informasi tentang ilmu yang perlu dikembangkan oleh manusia.
a) Pokok-pokok
Isi Kitab Taurat
Isi pokok
Kitab Taurat dikenal dengan Sepuluh Hukum (Ten Commandements) atau Sepuluh
Firman yang diterima Nabi Musa A.S. sebagai berikut.
1. Mengakui
keesaan Allah Swt.
2. Larangan
menyembah patung dan berhala, karena Allah Swt. tidak dapat diserupai dengan
makhluk.
3. Larangan
menyebut Allah Swt. dengan sia-sia.
4. Memuliakan
hari sabtu.
5. Menghormati
ayah dan ibu.
6. Larangan
membunuh sesama manusia.
7. Larangan
berzina.
8. Larangan
mencuri.
9. Larangan
menjadi saksi yang berdusta.
10.Larangan
memiliki keinginan untuk menguasai hak orang lain.
b) Pokok-pokok
Isi Kitab Zabur
Kitab
Zabur tidak mengandung hukum-hukum atau syariat yang baru, karena Nabi Daud
A.S. mengikuti syariat yang diturunkan Allah Swt. kepada Nabi Musa A.S. Kitab
Zabur berisi kumpulan ayat-ayat yang suci. Kitab Zabur terdiri dari 150 surat,
berisi nasihat, kata-kata hikmah, dan puji-pujian.
c) Pokok-pokok
Isi Kitab Injil
Di dalam kitab Injil berisi
ajaran sebagai berikut :
1. Perintah
untuk kembali mengesakan Allah Swt.
2. Membenarkan
keberadaan Kitab Taurat.
3. Menghapus
hukum dalam kitab Taurat yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman.
4. Menjelaskan
bahwa kelak akan datang kembali rasul setelah Nabi Isa A.S., yaitu Nabi Muhammad Saw.
d) Pokok-pokok
Isi Kitab Al-Quran
1. Akidah
(keimanan),
2. Ibadah
dan muamalah (habluminallah - habluminannas),
3. Syariah
(hukum),
4. Akhlak
(budi pekerti),
5. Tarikh
(sejarah), dan
6. Dasar-dasar
ilmu pengetahuan.
C. Cara
Beriman Kepada Kitab-Kitab Allah SWT.
1. Meyakini
bahwa kitab-kitab yang diturunkan Allah SWT adalah benar dan merupakan
wahyu-Nya, bukan buatan para Rasul.
2. Meyakini
bahwa isi kitab-kitab tersebut benar.
3. Menjadikan
kitab-kitab Allah SWT sebagai petunjuk dan pedoman hidup.
4. Mempelajari
dan memahami isi kandungan kitab-kitab Allah SWT.
5. Mengamalkan
ajaran-ajaran yang terdapat di dalam kitab-kitab Allah SWT.
6. Selalu
ingin memperdalam ilmu pengetahuan yang dimiliki.
7. Peduli
kepada orang lain dengan saling menasihati.
8. Mengimplementasikan
ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghargai orang lain dan
menjalankan toleransi antar sesama.
D.
Menadi generasi Pecinta Al-quran
Generasi pecinta Al-Qur'an
adalah generasi yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pembimbing, dan mengamalkan
ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa cara
untuk menjadi generasi pecinta Al-Qur'an:
1. Senantiasa
Membaca Al-Qur'an
2. Senantiasa
Mempelajari Al-Qur'an
3. Senantiasa
Menerapkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari
4. Senantiasa
Memanjatkan doa kepada Allah Swt.
5. Senantiasa
berusaha mengamalkan isi kandungan, melaksanakan perintah, dan mejauhi
larangan-larangan yang sudah terdapat dalam Al-Qur'an.
E.
Hubungan dengan Umat Yang Beriman Kepada
Kitab Terdahulu
Ada beberapa hubungan yang era dengan Umat Yang
Beriman Kepada Kitab Terdahulu, yaitu:
1. Al-Qur'an sebagai penyempurna kitab terdahulu. Al-Qur'an
diturunkan untuk membenarkan dan menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, seperti
Taurat dan Injil. Hal ini tercantum dalam Surat Al-Maidah ayat 48 yang artinya,
"Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur'an dengan membawa kebenaran,
membenarkan apa yang sebelumnya yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya)".
2.
Percaya kepada kitab-kitab terdahulu merupakan
rukun iman
3.
Percaya kepada kitab-kitab sebelum Al-Qur'an
merupakan rukun iman yang ketiga.
4.
Beriman kepada kitab-kitab Allah akan menanamkan
sikap toleransi terhadap agama lain.
5.
Beriman kepada kitab-kitab Allah akan membuat
umat Islam selalu menghormati dan menghargai orang lain.
6.
Kitab-kitab Allah SWT memberikan petunjuk dan
pedoman agar manusia dapat menjalani kehidupan di dunia dengan baik dan benar.
7.
Kitab-kitab Allah SWT memberikan informasi
tentang sejarah orang-orang terdahulu.

