Musibah Ambruknya Musolla Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

Bangunan Musolla ponpes Al-Khoziny Sidoarjo yang ambruk, Senin 29 /09/2025

Pondok Pesantren Al Khoziny di Desa Buduran, Sidoarjo mengalami musibah ambruknya bangunan musala tiga lantai yang sedang dalam tahap pengecoran terakhir. Kondisi ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB saat ratusan santri tengah berada di dalam musala usai salat Ashar berjamaah. Pengasuh Ponpes, KH Abdus Salam Mujib, menjelaskan bangunan itu sudah dalam proses pembangunan sekitar 9 sampai 10 bulan dan pada saat insiden sedang dilakukan pengecoran di bagian roof deck lantai empat.

Akibat runtuhnya bangunan, sebanyak 83 santri berhasil dievakuasi dari reruntuhan dan dibawa ke beberapa rumah sakit setempat, yakni RSUD Sidoarjo, RS Delta Surya, dan RS Islam Siti Hajar. Sebanyak 34 pasien menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo dengan 26 luka ringan dan 8 luka berat, sementara 45 lainnya dirawat di RSI Siti Hajar, dan 4 korban lain di RS Delta Surya. Sayangnya, satu santri bernama Alfian Ibrahim (11) asal Bangkalan, Madura meninggal dunia akibat insiden ini.

Proses evakuasi korban masih terus dilakukan karena diduga masih ada santri yang terjebak di bawah reruntuhan. Tim SAR bersama pihak kepolisian, BPBD, Basarnas, dan Tagana terus menyisir lokasi guna memastikan tidak ada korban yang tertinggal. Kondisi bangunan yang sedang dikerjakan dan tidak difungsikan secara penuh membuat pihak ponpes sulit memastikan jumlah pasti santri yang berada di dalam musala saat ambruk dan kondisi keseluruhan korban.

Pengasuh Ponpes Al Khoziny menghentikan sementara semua kegiatan di lingkungan pondok sebagai respons atas musibah ini. KH Abdus Salam Mujib menyatakan kejadian tersebut adalah takdir dan mengajak semua pihak untuk bersabar dan menerima cobaan ini dengan ikhlas. Beliau juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dan berharap semua yang terjadi mendapat pahala dari Allah SWT.

Ketua RT setempat, Munir, menyampaikan bahwa ambruknya bangunan terjadi tiba-tiba setelah suara gemuruh dan getaran seperti gempa dirasakan pasca salat Ashar. Evakuasi pun dilakukan dengan melibatkan 15 ambulans dan berbagai pihak untuk membantu proses penyelamatan santri. Hingga kini situasi di lokasi masih dalam kondisi sibuk dengan upaya menyelamatkan korban yang terperangkap reruntuhan.

Berita ini masih berkembang seiring proses evakuasi dan pendataan korban yang terus berlangsung. Pihak berwenang dan ponpes berkomitmen untuk memberikan penanganan terbaik bagi para korban dan keluarga mereka. 

Kami keluarga besar penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sumur Bandung Kota Bandung Jawa Barat menyampaikan turut berbela zungkawa atas musibah yang terjadi semoga keluarga besar pesantren Al-Khoziny Sidoarjo, para orang tua santri, segenap santri dan pihak yang terkena musibah diberikan kesabaran serta ketawakalan oleh Allah, SWT..Aamiin yaa rabbal alamiin.

Sumber: https://www.detik.com/jatim/berita/d-8136523/kata-pengasuh-ponpes-al-khoziny-soal-penyebab-bangunan-ambruk

 https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2025/pengasuh-ponpes-al-khoziny-sidoarjo-ungkap-kronologi-runtuhnya-bangunan/

 https://www.detik.com/jatim/berita/d-8136605/korban-ponpes-al-khoziny-ambruk-83-santri-jadi-korban-1-meninggal

 https://www.detik.com/jatim/berita/d-8136068/bangunan-musala-pondok-al-khoziny-sidoarjo-ambruk-korban-berjatuhan

 https://www.youtube.com/watch?v=sfJi1lUkY5M https://surabaya.kompas.com/read/2025/09/29/221041678/bangunan-ponpes-al-khoziny-sidoarjo-ambruk-79-korban-dievakuasi-1-meninggal

 https://surabaya.kompas.com/read/2025/09/30/065607278/data-korban-ambruknya-ponpes-al-khoziny-yang-berhasil-dievakuasi

 https://www.youtube.com/watch?v=ceigRhn2yKA 

 https://www.youtube.com/watch?v=aaJ_U0mp8fY

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama