A. Pengertian Amanah & Jujur
Kata amanah berasal bahasa Arab, yakni Ø£َÙ…ِÙ†َ – ÙŠَØ£ْÙ…َÙ†ُ – Ø£َÙ…َانَØ©َ yang berarti aman/tidak takut, dapat dipercaya. Orang yang amanah artinya orang yang dapat menjaga sesuatu menjadi aman. Menurut istilah, kata amanah memiliki dua arti, yakni, pertama berarti tanggung jawab manusia kepada Allah Swt. dan kedua berarti tanggung jawab yang harus dilaksanakan berkaitan dengan sesamanya.
Jujur adalah kesesuaian sikap antara perkataan dan perbuatan yang sebenarnya. Kata kejujuran digunakan untuk menyatakan sikap seseorang. Sikap tersebut muncul disebabkan oleh situasi, keadaan, kenyataan yang dilihat, didengar, diketahui, dirasakan, tanpa dikurangi atau ditambah, serta tindakan dan ucapan yang dilakukan apa adanya. Jujur itu mudah, seperti berkata apa adanya, memberikan hak orang lain sesuai haknya, dan tidak mengurangi ukuran timbangan.
Dalil Al-Qur’an Surah An-Nisa (4): 58
Hadits Nabi:
"Ayatul Munafiqi Tsalatsun :Idza hadatsa kadziba, idza wa'ada akhlafa, wa idza utmina khana" berarti tanda-tanda orang munafik ada tiga: Bila berkata ia dusta (tidak jujur), Bila berjanji ia mengingkari, Bila diberi amanah ia khianat ( H.R. Imam Bukhari)
B. Cara Menerapan prilaku Amanah
Rasulullah Saw. senantiasa bersikap amanah dalam menjalani hidupnya, sehingga mendapatkan gelar “Al-Amin” atau orang yang dapat dipercaya.
Untuk mengamalkan sikap amanah, terdapat beberapa nilai kebaikan yang dapat ditiru dan dijadikan teladan dalam kehidupan sehari-hari, antara lain:
1. Kepatuhan dan ketaatan kepada Allah Swt.,
2. Setia kepada janji (menepati janji),
3. Setia terhadap kebenaran, dan
4. Teguh pendirian.
C. Cara Menerapan prilaku Jujur
Jujur kepada Allah Swt. artinya melakukan kebaikan semata-mata karena Allah Swt. dan menghindari larangan-Nya juga karena Allah Swt. semata.
Jujur kepada diri sendiri artinya menerima keadaan diri apa adanya. Ketika bersikap, berucap, maupun berbuat kepada diri sendiri ataupun orang lain dilakukan tanpa ada kepura-puraan ataupun kebohongan.
Salah satu kunci keharmonisan keluarga adalah kejujuran. Kejujuran dapat diwujudkan dalam bentuk bersikap dan bertutur kata, sehingga tidak ada kebohongan di antara anggota keluarga.
Jika kejujuran dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk rakyat dan pemimpinnya, akan tercipta kehidupan yang damai dan sejahtera.
D. Hikmah Sikap Amanah & Jujur Bagi Masa Depan Generasi Muda
a. Hikmah Brsikap Amanah
1. Mendapatkan kepercayaan dari orang lain
2. Terhindar dari keburukan dan fitnah.
3. Mendapatkan perhatian dan penilaian positif dari semua pihak
4. Hidupnya akan lebih tenang dan diterima oleh semua pihak
b. Hikmah Bersikap Jujur
1. Mendapatkan ketenangan dan ketenteraman dalam hidup.
2. Lebih percaya diri dan tidak canggung ketika bergaul dengan sesama.
3. Mendapatkan kepercayaan dari orang lain.
4. Lebih dihargai dan terhormat di mata sesama.

