PERAN MAJELIS TAKLIM DALAM PENINGKATAN KUALITAS IBADAH JAMA'AH

PERAN MAJELIS TAKLIM DALAM PENINGKATAN KUALITAS IBADAH JAMA'AH

Oleh: Kang Anan ( Penyuluh Agama Islam KUA Sumur Bandung)


Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Mohon izin saya menyampaikan pantun terlebih dahulu:🙂🙂

"Ke Kota Bandung membeli peuyeum,

Singgah sebentar di Pasar Baru.

"Untuk bapak ibu yang hadir tersenyum,

Semoga rezeki melimpah dan sehat selalu.

Alhamdulillāhi rabbil 'ālamīn, wash-shalātu was-salāmu 'alā asyrafil anbiyā’i wal mursalīn, wa 'alā ālihī wa shahbihī ajma'īn. Ammā ba'du.

Yang kami hormati para pengurus majelis taklim, tokoh masyarakat, serta seluruh bapak dan ibu jamaah yang dirahmati Allah SWT.

Kalau saya perhatikan dari depan, wajah-wajah jamaah yang hadir ini luar biasa berseri-seri. Ini tanda-tanda jamaah ahli ilmu, atau minimal jamaah yang senang kalau ada pengajian karena selain dapat ilmu, dapat juga snack boks dan sajian kopi hangat! Canda ya, Bapak Ibu. Tapi memang tidak bisa dipungkiri, majelis taklim itu dari dulu punya daya tarik magis tersendiri.

Hadirin sekalian, sebagai Penyuluh Agama Islam, pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan bimbingan dan penyuluhan dengan tema yang sangat strategis: "Peran Majelis Taklim Dalam Peningkatan Kualitas Ibadah Jama'ah".

1. Majelis Taklim dalam Regulasi Pemerintah (PMA No. 29 Tahun 2019)

Sebagai warga negara yang taat hukum sekaligus umat beragama yang tertib, kita perlu memahami bahwa keberadaan majelis taklim di Indonesia bukan sekadar kumpul-kumpul tanpa arah. Pemerintah melalui Kementerian Agama memberikan pengakuan, perlindungan, dan pembinaan yang jelas.

Dalam Peraturan Menteri Agama (PMA) Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim, pasal 1 ayat (1) disebutkan: "Majelis Taklim adalah lembaga pendidikan nonformal Islam yang diselenggarakan oleh masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, penghayatan, dan pengamalan ajaran agama Islam."

Melalui regulasi ini, majelis taklim diakui sebagai garda terdepan dalam pencerahan masyarakat. Majelis taklim bukan tempat untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau tempat arisan ghibah, melainkan sarana sistematis untuk memperbaiki kualitas pemahaman dan pelaksanaan ibadah jamaah dari yang tadinya sekadar "ikut-ikutan" (taqlīd bāṭil) menjadi ibadah yang berlandaskan ilmu (ilmul yaqīn).

2. Landasan Syariat: Kedudukan Majelis Ilmu

Kenapa kita harus rajin duduk di majelis taklim? Karena ibadah tanpa ilmu itu berpotensi ditolak atau tidak sempurna.

Dalil Al-Qur'an (Tingginya Derajat Orang Berilmu)

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Mujādilah (58): 11:

 يَرۡفَعِ اللّٰهُ الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا مِنۡكُمۡۙ وَالَّذِيۡنَ اُوۡتُوا الۡعِلْمَ دَرَجٰتٍ‌ؕ 

 "Niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat."

Dalil Hadits (Taman Surga di Bumi)

Rasulullah SAW menggambarkan majelis taklim sebagai tempat yang sangat indah:

إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ

 "Apabila kalian melewati taman-taman surga, maka singgahlah!' Para sahabat bertanya, 'Apakah taman-taman surga itu?' Beliau menjawab, 'Halaqah-halaqah zikir (majelis ilmu). (HR. Tirmidzi (No. 3510)

3. Pendapat Ulama: Hubungan Ilmu dan Kualitas Ibadah

Para ulama menegaskan bahwa ibadah seseorang tidak akan pernah mencapai kualitas sempurna (kamāl) tanpa didasari oleh pemahaman fiqih yang benar.

Pendapat Ibnu Ruslan (Kitab Az-Zubad)

Ibnu Ruslan Al-Syafi'i menegaskan dalam matan Az-Zubad:

فَكُلُّ مَنْ بِغَيْرِ عِلْمٍ يَعْمَلُ ۞ عمله مَرْدُوْدَةٌ لن تُقْبَلُ

 "Dan setiap orang yang beramal (beribadah) tanpa didasari ilmu, maka amal-amalnya ditolak dan tidak diterima."

Artinya, majelis taklim berfungsi sebagai "bengkel" untuk menyervis bacaan shalat kita, cara wudhu kita, tata cara puasa, hingga zakat kita agar sesuai dengan ketentuan syariat.

4. Mengelola Majelis Taklim yang Sukses dan Modern

Bagaimana majelis taklim yang ideal dan bisa menjadi role model dalam meningkatkan kualitas ibadah serta kesejahteraan jamaah?  Yaitu majelis taklim harus berani bertransformasi dari pengajian konvensional menjadi majelis taklim berbasis pemberdayaan, diantaranya:

- Kurikulum Terstruktur: Tidak hanya mengundang penceramah berganti-ganti tanpa tema, mereka membuat jadwal rutin: Minggu I (Fiqih Ibadah Praktis), Minggu II (Tahsin Al-Qur'an), Minggu III (Kajian Muamalah & Ekonomi Syariah), Minggu IV (Kesehatan Keluarga).

- Klinik Baca Al-Qur'an & Bimbingan Ibadah: Setiap sehabis pengajian, ada sesi kelompok kecil (halaqah) 15 menit untuk membetulkan bacaan Al-Fātiḥah dan gerakan shalat para jamaah lansia secara face-to-face.

- Ekonomi Syariah & Koperasi Jamaah: Mereka mendirikan Koperasi Usaha Bersama yang mengelola kas jamaah untuk membantu anggota yang terjerat pinjaman online (pinjol) atau tengkulak, bila diperlukan berikan  pelatihan UMKM.

InsyaAllah dan yakin kualitas ibadah jamaah meningkat pesat, dan kesejahteraan sosial ekonomi mereka pun ikut terangkat!

5. Relevansi dalam Kehidupan Sehari-hari

Bagaimana kita mengintegrasikan peran majelis taklim ini dalam aktivitas harian kita?

Tantangan Jamaah:

- Banyak bacaan salat masih keliru ---> Solusi: Sediakan Sesi Tahsin ( perbaikan Bacaan Surah Al-Fatihah dan Surah-surah pendek).

- Maraknya terpaan masalah keluarga ---> Solusi: Sediakan kajian khusus tentang fiqih munakahat/fiqih keluarga, materi kajian komunikasi anak - orang tua berbasis islami.

- Ancaman kebisingan dan stres digital ---> Solusi: Jadikan Majelis taklim sebagai sarana pembinaan mental dan penyegaran jiwa melalui zikir bersama dan silaturohmi.

Kesimpulan:

- Legalitas dan Potensi: Majelis taklim memiliki payung hukum yang kuat (PMA No. 29 Tahun 2019) dan merupakan sarana paling efektif dalam pembinaan umat secara berkelanjutan.

- Benteng Kualitas Ibadah: Ibadah yang sah dan accepted membutuhkan dasar ilmu yang benar. Majelis taklim adalah tempat membedah dan meluruskan pemahaman fiqih praktis jamaah.

- Pemberdayaan Holistik: Majelis taklim yang sukses tidak hanya fokus pada kajian lisan, tetapi juga mampu menyentuh perbaikan bacaan, kualitas ibadah ritual, serta kepedulian sosial ekonomi anggotanya.

Demikian yang dapat saya sampaikan semoga bermanfaat.

" Beli Sarung bergaris-garis

Dipakai rapat di kota Kendal

"Jangan Cuma rajin ikutan arisan majelis

Kualitas ibadah juga harus maksimal


Wallaahul muwafiq Ilaa Aqwaamitthoriq Wassalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh. 

 Referensi Rujukan 

- Al-Qur'an al-Karim

- Peraturan Menteri Agama (PMA) RI Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim

- Sunan at-Tirmidzī — Imam At-Tirmidzi

- Matan Shafwatut-Zubad — Ibnu Ruslan Al-Syafi'i

=====(000)=====

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama